Ini Tanggapan LG soal Harga Elektronik Disebut bakal Naik pada 2026 Imbas Kelangkaan Chip

1 month ago 40
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Isu kenaikan harga produk elektronik pada tahun 2026 terus mencuat, dipicu oleh tingginya permintaan chip semikonduktor dari perusahaan penyedia pusat data (data center) berbasis kecerdasan buatan (AI). 

Hal ini akan memicu kekurangan suplai di segmen produk konsumen karena banyak pemasok chip, storage, sampai memori global memilih untuk memenuhi ledakan kebutuhan dari Google, Meta, Amazon, Nvidia, hingga OpenAI untuk memperluas kapasitas pusat data AI.

Terkait isu ini, LG Electronics Indonesia masih bersikap hati-hati dan belum dapat memastikan dampak langsung terhadap harga produk mereka di pasar domestik.

Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia, Jay Jang, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima informasi yang cukup konkret mengenai dampak lonjakan permintaan chip terhadap harga produk elektronik secara keseluruhan.

"Saya belum mendapatkan informasi jelas, apakah harga akan naik atau tidak. Saya rasa terlalu dini untuk menjawab, oh ini akan naik atau tidak," ujar Jay Jang saat ditemui di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Meski demikian, Jay Jang mengakui adanya dinamika besar dalam permintaan chip global, terutama dari sektor data center yang saat ini berkembang pesat, didorong oleh teknologi AI. Peningkatan permintaan ini berpotensi menyebabkan kenaikan harga bahan baku.

"Dengan naiknya bahan baku, kemungkinan akan berpengaruh ke harga juga," ia menuturkan.

Jay Jang menyoroti bahwa perkembangan pesat data center kini melibatkan perusahaan-perusahaan besar yang berlomba mencari lokasi baru dan sumber daya yang memadai. Selain itu, ada upaya dari berbagai pihak, termasuk perusahaan dan akademisi, untuk mencari alternatif chip guna mengimbangi lonjakan permintaan.

Menurutnya, situasi pasar saat ini sangat dinamis dan memerlukan pemantauan yang cermat sebelum dapat diambil kesimpulan mengenai penyesuaian harga. Perusahaan memilih untuk terus memantau pergerakan pasar dan rantai pasok global.

"Ya, perangkat pintar kemungkinan besar semuanya akan bergantung pada ketersediaan chip dan sekarang memang sangat berkembang pesat. Jadi, kami harus melihat situasi yang dinamis saat ini," Jay Jang memungkaskan.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun kenaikan harga bahan baku dan tingginya permintaan chip global berpotensi menekan harga jual produk elektronik, LG Electronics Indonesia belum mau buru-buru mengambil keputusan. 

Harga HP dan Produk Elektronik bakal Naik 2026 Gara-Gara Krisis Chip Global

Harga smartphone, TV, kamera, dan beragam barang elektronik dipastikan akan melonjak naik tahun depan akibat lonjakan permintaan komponen, khususnya chip dan RAM untuk pusat data AI.

Analisis menilai, kenaikan harga ini akibat dari lonjakan permintaan GPU dan memori dari Google, Meta, Amazon, Nvidia, hingga OpenAI untuk memperluas kapasitas pusat data AI.

Alhasil, situasi tersebut memicu kekurangan suplai di segmen konsumen karena banyak pemasok chip, storage, sampai memori global memilih untuk memenuhi ledakan kebutuhan raksasa teknologi tersebut.

“Kami melihat peningkatan pesat permintaan AI di pusat data yang memicu kemacetan di banyak area,” ujar Peter Hanbury dari perusahaan konsultan Bain & Company kepada CNBC.

Situasi ini terasa sampai manufaktur produk komsumen, ketika kapasitas hard disk drive (HDD) untuk pusat data tidak mencukup, perusahaan seperti Google dan Microsoft pun beralih memakai solid state drive. SSD sendiri merupakan komponen penting bagi laptop, PC, hingga smartphone.

"Samsung, SK Hynix, dan Micron mengalihkan kapasitas produksi DRAM dan NAND ke pasar enterprise karena lebih mendatangkan keuntungan lebih besar," sebagaimana dikutip dari Android Police, Jumat (12/12/2025).

CEO Alibaba, Eddie Wu, juga sempat mengungkapkan pernyataan imbas kelangkaan komponen ini ke pasar global. Ia mengungkap, proses pembangunan infrastruktur AI internal mendapati kekurangan chip semikonduktor, memori, dan perangkat penyimpanan.

"Ada situasi kekurangan pasokan, hal ini akan menjadi hambatan relatif besar," kata Wu. Sementara itu, Head of Marketing Realme, Francis Wong, mengungkap hal menarik.

Dalam cuitannya di media sosial (medsos) X, dia mengatakan, "Apa pun ponsel pilihan kamu, terlepas dari mereknya, belilah sekarang juga. Setelah berkecimpung di industri smartphone selama satu dekade, saya belum pernah melihat kenaikan harga seperti ini."

Counterpoint Research memperkirakan harga memori akan naik 30% pada kuartal keempat tahun ini dan 20% lagi pada awal 2026. Ketidakseimbangan kecil dalam penawaran dan permintaan pun dapat berdampak besar pada harga memori. Karena tingginya permintaan HBM dan GPU, produsen chip memprioritaskan produk-produk ini daripada jenis semikonduktor lainnya.

“DRAM jelas merupakan hambatan karena investasi AI terus memenuhi ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan, dengan harga HBM untuk AI diprioritaskan oleh produsen chip,” ujar Direktur Riset di Counterpoint Research, MS Hwang.

Hingga berita ini ditulis, tim Liputan6.com masih menunggu pernyataan dari pihak masing-masing merek dari global.   

Mengapa Krisis Ini Terjadi?

Peningkatan kapasitas produksi chip membutuhkan investasi besar dan waktu panjang. Industri semikonduktor dikenal berhati-hati sehingga banyak produsen enggan menambah kapasitas sesuai proyeksi permintaan pelanggan.

Peyebab dari kekurangan ini didorong peningkatan pesat permintaan chip pusat data. Pemasok khawatir pasar terlalu optimis dan mereka tidak ingin membangun kapasitas yang sangat mahal secara berlebihan.

Saat ini, para pemasok perlu menambah kapasitas dengan cepat, tetapi seperti yang kita ketahui, dibutuhkan waktu 2-3 tahun untuk menambah pabrik manufaktur semikonduktor.

Sebagai pemasok utama chip untuk pusat data AI, Nvidia menjadi pemain paling berpengaruh dalam krisis ini. Sebagai contoh, mereka adalah pelanggan besar memori bandwidth tinggi. Produk-produknya diproduksi oleh TSCM, yang juga memiliki pelanggan besar lainnya seperti Apple.

Namun, para analis berfokus pada perubahan yang dilakukan Nvidia pada produk-produk yang berpotensi menambah tekanan besar pada rantai pasokan elektronik konsumen.

Raksasa AS ini semakin beralih ke penggunaan jenis memori dalam produk-produknya yang disebut Low Power Double Data Rate (LPDDR). Memori ini dinilai lebih hemat daya dibandingkan memori Double Data Rate sebelumnya.

Masalahnya, Nvidia semakin banyak menggunakan memori LPDDR generasi terbaru, yang juga digunakan oleh produsen elektronik konsumen kelas atas seperti Samsung dan Apple.

“Kami juga melihat risiko yang lebih besar di masa depan dengan memori canggih karena peralihan terbaru Nvidia ke LPDDR berarti mereka menjadi pelanggan dalam skala produsen ponsel pintar besar, pergeseran seismik untuk rantai pasokan yang tidak dapat dengan mudah menyerap skala permintaan ini,” ujar Hwang. 

Dampak ke Industri Elektronik Konsumen

Jika kapasitas produsen chip seperti TSMC, Intel, dan Samsung terserap untuk memenuhi kebutuhan pusat data AI, maka pasokan komponen untuk elektronik konsumen ikut terganggu. DRAM yang digunakan pada smartphone, laptop, dan PC, menjadi komponen paling terancam karena kontribusinya mencapai 10% hingga 25% dari biaya produksi perangkat.

Kenaikan harga memori sekitar 20% hingga 30% dapat mendorong kenaikan biaya material hingga 5 sampai 10%. Hanbury memperkirakan dampaknya akan mulai terasa dalam waktu dekat dan semakin intens pada tahun depan.

Selain biaya, risiko kekurangan stok juga meningkat. Ketika produsen tidak mendapatkan komponen yang diperlukan, produksi smartphone, laptop dan perangkat elektronik lain dapat terhambat.

Kini ada permintaan dari pemain yang terlibat dalam pusat data AI seperti Nvidia, untuk komponen yang biasanya digunakan untuk perangkat konsumen seperti LPDDR yang menambah lebih banyak permintaan ke pasar yang...

Read Entire Article