Bukan Sekadar Liburan, Urban Traveling Bentuk Pola Mobilitas Baru Generasi Muda

5 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Bukan Sekadar Liburan, Urban Traveling Bentuk Pola Mobilitas Baru Generasi Muda Tas tidak lagi hanya berfungsi sebagai wadah penyimpanan saat bepergian jauh, tetapi menjadi bagian dari aktivitas harian yang menemani berbagai peran sekaligus.(Dok. Taylor Fine Goods)

PERKEMBANGAN gaya hidup urban di kota-kota besar Indonesia melahirkan pola perjalanan yang semakin beragam. Aktivitas berpindah tempat kini tidak selalu dimaknai sebagai liburan panjang, melainkan menjadi bagian dari rutinitas harian yang berkaitan dengan pekerjaan, pendidikan, hingga eksplorasi kota. 

Fenomena ini mendorong lahirnya konsep urban traveling, sebuah cara bepergian yang lekat dengan mobilitas tinggi dan ritme hidup perkotaan.

Di tengah dinamika tersebut, perjalanan tidak lagi berdiri sebagai aktivitas terpisah dari keseharian. Generasi muda memadukan fungsi, efisiensi, dan ekspresi diri dalam setiap perpindahan ruang. Pilihan barang yang digunakan, mulai dari tas hingga perlengkapan pendukung, tidak semata soal kegunaan, tetapi juga merepresentasikan cara pandang terhadap gaya hidup modern yang fleksibel dan serba cepat.

Perubahan ini turut memengaruhi cara masyarakat memandang produk perjalanan. Tas, misalnya, tidak lagi hanya berfungsi sebagai wadah penyimpanan saat bepergian jauh, tetapi menjadi bagian dari aktivitas harian yang menemani berbagai peran sekaligus. Dari bekerja, kuliah, hingga perjalanan singkat di dalam kota, kebutuhan akan perlengkapan yang adaptif semakin nyata di ruang-ruang urban.

Tren tersebut menjadi latar belakang munculnya berbagai inisiatif dari pelaku industri kreatif lokal. Salah satunya disampaikan Dwi Hanni Yunianto Purwanto Putro, CEO Taylor Fine Goods, yang melihat adanya celah kebutuhan di kalangan pelancong urban. 

"Taylor Fine Goods lahir sebagai respons terhadap berkembangnya tren urban traveling di Indonesia. Masyarakat, terutama generasi muda, membutuhkan perlengkapan perjalanan yang fungsional, praktis, namun tetap stylish," ujarnya.

Dwi menjelaskan bahwa konsep perjalanan yang diusung tidak terbatas pada perjalanan jarak jauh. Menurutnya, mobilitas perkotaan menuntut produk yang dapat digunakan lintas aktivitas.

"Taylor Fine Goods mendefinisikan urban travel goods sebagai perlengkapan perjalanan yang dirancang untuk mobilitas tinggi di lingkungan perkotaan, dengan mengutamakan fungsi, kenyamanan, dan desain minimal yang stylish," kata Dwi. 

Produk dengan konsep ini dinilai relevan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, kuliah, city traveling, hingga short getaway.

Dalam proses perancangan, keseimbangan antara tampilan dan fungsi menjadi perhatian utama. Bagi generasi muda, desain yang menarik perlu berjalan seiring dengan kenyamanan dan kemudahan penggunaan. 

"Taylor Fine Goods percaya bahwa fashion bukan hanya soal tampilan, tetapi juga tentang bagaimana produk tersebut bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari," tutur Dwi. 

Ia menambahkan bahwa kebutuhan nyata pengguna diterjemahkan melalui desain yang ringan, nyaman, serta memiliki kompartemen yang mendukung berbagai aktivitas urban.

Lebih dari sekadar fungsi, filosofi perjalanan juga menjadi bagian dari karakter produk yang dikembangkan. Dwi menyebutkan bahwa nilai Travel to Learn menjadi salah satu landasan dalam pengembangan produk.

"Filosofi 'Travel to Learn' kami wujudkan dengan memandang perjalanan sebagai proses belajar, tentang tempat, budaya, dan diri sendiri. Nilai tersebut tecermin melalui desain yang sederhana, adaptif, dan berfokus pada esensi penggunaan," ujarnya.

Pendekatan tersebut tidak terlepas dari kesadaran akan perubahan tren konsumsi. Menurut Dwi, tren kini tidak lagi semata soal warna atau model yang sedang populer.

"Saat ini tren bukan sekadar soal warna atau model, tetapi bergerak ke arah fungsi dan sustainability. Konsumen semakin memperhatikan kualitas serta kegunaan jangka panjang dari produk yang digunakan sehari-hari," ujarnya.

Taylor Fine Goods sendiri didirikan pada 2012 oleh Edwin Yani Widjaja, dengan legalitas resmi pada 2017, dan berbasis di Surabaya. Berawal dari sektor ritel tas, brand ini terus berkembang mengikuti dinamika gaya hidup urban generasi muda di Indonesia. 

Pada 2025, Taylor Fine Goods resmi diakuisisi oleh PT Terang Fajar Gemilang, dengan Dwi Hanni Yunianto Purwanto Putro menjabat sebagai Direktur sekaligus CEO.

Seiring berkembangnya tren urban traveling, kebutuhan akan perlengkapan perjalanan yang adaptif diperkirakan akan terus meningkat. Mobilitas yang kian dinamis menuntut produk yang tidak hanya menunjang aktivitas, tetapi juga selaras dengan nilai dan gaya hidup generasi muda di perkotaan. (E-1)

Read Entire Article