Kasus penganiayaan anak, Polisi undang kedua belah pihak untuk mediasi

2 weeks ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengundang terlapor dan pelapor untuk melakukan mediasi dalam rangka keadilan restoratif (restorative justice) terkait kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, kasus tersebut berawal pada Rabu (19/3/2025) di wilayah Perumahan Villa Mutiara Mas II, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

"Seorang anak korban R (11) pergi ke warung milik terduga pelaku berinisial U untuk jajan. Menurut U, anak korban diduga mencuri uang," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Kemudian U menjewer, memukul dan menampar anak tersebut lalu menyeret/membawa korban ke pos keamanan (sekuriti).

Baca juga: Polisi buru tujuh pencuri rel bekas di Stasiun Jatinegara

Di pos sekuriti, U kembali menampar anak tersebut hingga hidungnya berdarah. Peristiwa tersebut dilihat oleh petugas keamanan dan RT. Kemudian ibu korban pun dipanggil.

"Saat ibu korban datang dan mendapati anak korban luka atau lebam serta hidung berdarah, selanjutnya membuat laporan polisi tanggal 20 Maret 2025," kata Budi.

Kemudian, pada 11 Desember 2025, U ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 atas Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Namun pada Minggu (18/1), istri pemilik warung mengunggah sebuah video di media sosial Instagram, melalui akun @bekasi.terkini, ia menjelaskan awal kronologi peristiwa sebenarnya.

Baca juga: Pelaku penusukan di Jagakarsa jadi tersangka

Dia menceritakan, warungnya kerap dibobol maling, bahkan dalam sepekan, aksi pencurian terjadi hingga tiga kali. Uang dalam kaleng di warung dikuras habis, dengan total kerugian sekitar Rp1,3 juta.

"Tiga kali selama seminggu itu. Yang parahnya itu, dimalingnya itu sampai kaleng-kalengnya dibawa dikuras semua. Kedua, ketiga itu berhasil sih yang keempat tuh baru ketahuan," katanya dalam video tersebut.

Namun dalam video tersebut, keluarga anak yang diduga mencuri tidak terima atas perlakuan yang terjadi sehingga meminta ganti rugi dengan dalih pemulihan mental, biaya pengobatan jangka panjang, hingga pemulihan nama baik. Total tuntutan disebut mencapai Rp50 juta.

Dalam video itu, wanita tersebut juga beberapa kali menyebutkan nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk meminta bantuan hukum terkait kasus tersebut.

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article