MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengungkap hampir tiga ribu sekolah rusak akibat bencana ekologis di tiga provinsi di Sumatera. Mu’ti mengatakan angka itu berdasarkan data yang dihimpun Kemendikdasmen per 7 Desember 2025.
“Sementara data yang masuk 2.900 sekian. Tapi itu masih progresif, ya. Kami masih terus update data karena memang belum semua daerah bisa dijangkau,” ucap Mu’ti di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin, 8 Desember 2025.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan terus memantau perkembangan jumlah fasilitas pendidikan dasar dan menengah yang rusak, jumlah siswa yang terdampak, hingga jumlah guru yang terdampak. Selain itu, Kementerian juga menyiapkan langkah-langkah penanganan atas bencana yang menghantam Sumatera tersebut.
Adapun, Mu’ti menjelaskan, seusai bencana banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November lalu, kegiatan belajar mengajar bagi siswa di ketiga provinsi itu bervariasi. Jika mengikuti jadwal akademik yang normal, menjelang akhir tahun seperti ini para siswa semestinya menjalani tes akhir semester. “Tapi memang yang tidak bisa masuk, ya, tidak tes kan,” ujar dia.
Kendati demikian, Mu’ti menjelaskan ada sekolah-sekolah yang menyelenggarakan tes akhir semester secara daring. Lalu, ada pula sekolah yang mendatangi siswa di rumahnya. “Atau ditampung di tempat tertentu, misalnya di masjid atau bangunan lain yang memang bisa untuk belajar sementara, gurunya mendatangi,” tutur Mu’ti.
Pada 28 November 2025, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat mengatakan kegiatan belajar dan mengajar di daerah yang terkena dampak bencana alam di Pulau Sumatera tetap berjalan. Hanya, Atip meminta untuk sekolah yang terkena dampak bencana, para siswa dapat diungsikan sementara dan belajar di sekolah lain yang tidak terkena dampak.
"Kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan. (Yang terkena dampak) bisa mengungsi di sekolah terdekat," ujar Atip saat dihubungi pada Jumat. Atip mengatakan seluruh sekolah yang rusak akibat bencana akan segera mendapat perbaikan. Fasilitas yang terkena dampak, kata dia, akan segera diperbaiki lebih dulu.

2 months ago
14





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445267/original/074850000_1765846008-Ayaneo_Pocket_Play_Mirip_Xperia_Play_01.png)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443631/original/093420600_1765705921-Paul_Golding_Headshot.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5445498/original/027719300_1765857841-Timans_MLBB_Men_Indonesia_01.jpg)







:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442827/original/066682400_1765602374-iOS_26.2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5446120/original/097028500_1765873369-Jay_Jang.jpeg)