Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Anis Hidayah menolak memberikan penjelasan ihwal perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan Munir Said Thalib. Anis enggan menanggapi mandeknya penyelidikan kasus Munir yang kembali dibuka pada 2023 silam.
“Kalau itu no comment dulu ya, yang lain boleh,” kata dia saat ditemui di kompleks Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, pada Senin, 2 Februari 2026.
Anis juga memberikan respons yang sama ketika ditanya apa hambatan dalam menyelidiki kasus pembunuhan aktivis itu. Dia pernah mengatakan akan mundur dari jabatannya kala gagal memenuhi tenggat waktu penuntasan kasus Munir yang ditetapkan pada 8 Desember 2025 oleh massa yang tergabung dalam Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM).
Ketika diungkit soal komitmen itu, kini Anis menegaskan bahwa jawabannya tidak akan datang pada hari ini. “Sudah, nanti saja itu. Makasih ya,” ucap Anis.
Pada Senin, 8 September 2025, massa aksi menuntut Komnas HAM menuntaskan penyelidikan kasus Munir paling lambat dua bulan kemudian. Tanggal 8 Desember dipilih karena bersamaan dengan hari lahir Munir.
Selanjutnya, mereka meminta seluruh Komisioner Komnas HAM mengundurkan diri seandainya tidak bisa memenuhi batas waktu tersebut. Massa juga meminta Komnas untuk menetapkan kasus Munir sebagai pelanggaran HAM berat.
Anis menemui massa didampingi oleh dua komisioner lain, yakni komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian, serta Prabianto Mukti Wibowo selaku Wakil Ketua Bidang Internal dan Komisioner dan Pengaduan Komnas HAM.
Dari tiga pimpinan Komnas HAM yang hadir, hanya Anis Hidayah yang menyanggupi desakan tersebut. "Kalau saya, tentu saya bersedia untuk mundur. Kalau deadline dari teman-teman belum kami penuhi," kata dia.
Saat itu, Saurlin tidak memberikan pernyataan apa pun. Sementara Prabianto mengatakan yang paling penting adalah komitmen mereka untuk menuntaskan kasus ini. "Bukan masalah mundur, tapi bagaimana komitmen kami sama-sama menyelesaikan kasus ini," kata dia ketika didesak Massa untuk menjawab kesanggupannya.
Munir tewas di langit Rumania dalam perjalanannya menuju Bandar Udara Schiphol Amsterdam, Belanda, pada 7 September 2004. Aktivis HAM ini diracun dengan senyawa arsenik yang dilarutkan oleh pilot Garuda Indonesia, Pollycarpus Budihari Priyanto, ke dalam jus jeruk yang diminum saat penerbangan. Namun, hingga saat ini aktor pembunuh Munir belum terungkap.
Anis Hidayah menjabarkan setidaknya ada lima hal yang telah dilakukan oleh tim ad hoc. Pertama, Komnas HAM telah mengumpulkan bukti dokumen dari sejumlah lembaga dan instansi. Kedua, tim telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. “Hingga saat ini terdapat 18 orang saksi yang telah diperiksa,” kata Anis dalam keterangan tertulis pada Ahad, 7 September 2025.
Ketiga, tim ad hoc berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang berwenang untuk kepentingan penyelidikan. Keempat, tim penyelidik telah melakukan review terhadap berita acara pemeriksaan saksi (BAP) dalam rangka menyusun kerangka temuan dan petunjuk lainnya.
Kelima, tim penyelidik telah menyusun perkembangan hasil penyelidikan ke dalam laporan. Adapun sebagai tindak lanjut dari proses penyelidikan, tim penyelidik menegaskan masih akan melakukan tahapan penyelidikan. "Kesulitan kami saat ini adalah adanya beberapa orang yang kami panggil tapi tidak pernah mau datang," ucap dia
Dede Leni Mardianti berkontribusi dalam tulisan ini
Pilihan editor: Prabowo Minta Spanduk Iklan di Jalan Ditertibkan

5 days ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445267/original/074850000_1765846008-Ayaneo_Pocket_Play_Mirip_Xperia_Play_01.png)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443631/original/093420600_1765705921-Paul_Golding_Headshot.png)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5445498/original/027719300_1765857841-Timans_MLBB_Men_Indonesia_01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442827/original/066682400_1765602374-iOS_26.2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5446120/original/097028500_1765873369-Jay_Jang.jpeg)