Perjanjian Nuklir AS-Rusia Bubar, Trump Tiba-Tiba Bilang Begini

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Kamis (5/2/2026) menyerukan pembentukan perjanjian nuklir baru yang segar setelah kesepakatan terakhir dengan Rusia resmi berakhir. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran global akan munculnya perlombaan senjata baru karena hilangnya batasan hukum pada dua kekuatan nuklir terbesar dunia tersebut.

"Kita harus meminta para Ahli Nuklir kita mengerjakan Perjanjian baru, yang ditingkatkan, dan dimodernisasi yang dapat bertahan jauh ke masa depan," tulis Trump melalui platform Truth Social miliknya dikutip AFP.

Trump juga melontarkan kritik tajam terhadap pakta New START yang sebelumnya ditandatangani oleh Barack Obama dan diperpanjang oleh Joe Biden. Ia mengeklaim bahwa perjanjian lama tersebut merupakan hasil negosiasi yang lemah dan tidak lagi dipatuhi oleh pihak lawan.

"Perjanjian itu dinegosiasikan dengan buruk dan sedang dilanggar secara kasar," tegas Trump dalam unggahan yang sama.

Ketidakpastian mengenai keberlanjutan aturan lama juga dikonfirmasi oleh pihak Gedung Putih. Saat ini, belum ada kesepakatan antara Washington dan Moskow untuk tetap mematuhi batasan hulu ledak nuklir selama masa transisi negosiasi berlangsung.

"Bukan sepengetahuan saya," jawab juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt saat ditanya apakah kedua negara telah sepakat untuk tetap mematuhi ketentuan START yang telah kedaluwarsa.

Kandasnya perjanjian ini memicu peringatan serius dari para pakar kontrol senjata internasional. Mereka mendesak agar kedua negara tetap menahan diri guna menghindari ketidakstabilan keamanan yang dapat mengancam perdamaian dunia.

"Berakhirnya New START akan mengurangi stabilitas dan prediktabilitas nuklir, mengancam keamanan global, dan meningkatkan risiko era baru kompetisi nuklir yang tidak terkendali," tulis kelompok mantan pejabat senior pengendalian senjata dalam pernyataan bersama mereka.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut memberikan peringatan keras mengenai situasi ini. Ia menilai bahwa risiko penggunaan senjata nuklir saat ini telah mencapai level yang sangat membahayakan dalam sejarah modern.

"Pembubaran pencapaian selama puluhan tahun ini tidak mungkin datang pada waktu yang lebih buruk. Risiko penggunaan senjata nuklir adalah yang tertinggi dalam beberapa dekade," ujar Guterres.

Di sisi lain, NATO mengecam sikap Rusia yang dianggap tidak bertanggung jawab dalam mengelola aset nuklirnya. Aliansi militer pimpinan AS ini menyatakan akan bersiap mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk menjaga pertahanan mereka.

"Aliansi akan terus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pertahanannya," kata seorang pejabat NATO yang meminta anonimitas, sembari mengecam "retorika nuklir Rusia yang tidak bertanggung jawab."

Terkait desakan AS agar China ikut masuk ke dalam perjanjian baru, Beijing secara tegas menyatakan penolakannya. China berdalih bahwa kekuatan nuklir mereka tidak berada dalam level yang sama dengan AS maupun Rusia sehingga tidak relevan untuk ikut dalam pembicaraan pelucutan senjata saat ini.

"China tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi pelucutan senjata nuklir pada tahap ini. Kemampuan nuklir China berada pada skala yang sangat berbeda dengan kemampuan Amerika Serikat dan Rusia," tegas juru bicara kementerian luar negeri China, Lin Jian.

Kritik juga datang dari pengamat domestik yang menilai pemerintahan Trump belum melakukan langkah konkret untuk membujuk China ke meja perundingan sejak kembali ke Gedung Putih.

"Tidak ada indikasi bahwa Trump atau timnya telah meluangkan waktu untuk mengusulkan pengurangan risiko atau pembicaraan pengendalian senjata dengan China sejak kembali menjabat pada tahun 2025," kata Daryl Kimball, direktur eksekutif Arms Control Association.

(tps/tps)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article