Polda Metro: Tak Ada Komunitas Adopsi Legal Sehingga Disalahgunakan

9 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi kriminal kekerasan anak. Foto: M Zulva E/kumparan

Polda Metro Jaya mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Satu korbannya adalah RZ, balita berusia 3 tahun asal Tamansari, Jakarta Barat, yang dijual ibu kandungnya IJ.

Korban ditemukan hingga ke Suku Anak Dalam, Jambi, bersama tiga balita lainnya. Ada 10 tersangka yang diamankan polisi dalam kasus ini.

Dirres Perlindungan Perempuan dan Anak dan Perdagangan Orang (PPA & PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rita Wulandari, mengatakan kasus TPPO terhadap anak salah satunya karena tidak adanya komunitas adopsi yang legal, sehingga disalahgunakan.

"Tidak ada komunitas-komunitas adopsi, sehingga (adopsi) ini disalahgunakan oleh para pihak," ucap Rita saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/2).

Ilustrasi adopsi anak Foto: Shutterstock

Rita menyoroti keberadaan adopsi ilegal kerap kali bekerja dengan modus pemberian sejumlah uang untuk mengurus anak. Rita menegaskan hal ini harus diwaspadai oleh masyarakat.

"Kami di sini mengajak seluruh masyarakat untuk mewaspadai adanya modus adopsi ilegal ya. Jangan mudah untuk percaya pada penawaran-penawaran pengasuhan anak dengan uang, yang tentu tidak seimbang di sini dengan nilai atau dengan sanksi pidana yang akan ikut menjerat bagi siapapun yang mengetahui adanya tindak pidana perdagangan orang, tapi dia turut serta di dalamnya," kata Rita.

Langkah antisipasi ini, menurut Rita, harus dimulai dari peran keluarga. Sebab kasus TPPO di Jakarta Barat menunjukkan bahwa keluarga terdekat justru yang menjadi pelaku utama penjualan anaknya sendiri.

"Kemudian kiranya kami ingin juga memberikan upaya pencegahan, ini harus dimulai dari dalam keluarga ya. Kita lihat, kita sangat prihatin karena ternyata pelaku utama dari kasus ini adalah ibu kandungnya korban sendiri ya," kata dia.

"Dan fakta ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap anak dapat terjadi bahkan dari lingkungan terdekat. Sehingga perlindungan anak menjadi tanggung jawab kita bersama," sambungnya.

Sejumlah barang bukti kasus TPPO di Tamansari, Jakarta Barat yang ditunjukkan di Polda Metro Jaya pada Jumat (6/2). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Rita meminta agar para orang tua tidak tergiur oleh besaran tawaran uang untuk permintaan adopsi secara ilegal. Sebab kegiatan adopsi harus dilakukan secara resmi.

"Kami mengimbau kepada peran para orang tua, keluarga, supaya pertama tidak menyerahkan anak kepada orang lain tanpa prosedur hukum, secara resmi. Kemudian tidak tergiur dengan adanya angka, imbalan terkait dengan penerimaan atau pengasuhan anak secara ilegal," tutur Rita.

Read Entire Article