Sekjend Demokrat: Ambang Batas Parlemen Harus Tetap Ada

3 days ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

SEKRETARIS Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan diskursus penentuan besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold merupakan isu yang memerlukan kajian mendalam dalam pembahasannya.

Ia menilai, ambang batas parlemen yang ideal harus tetap merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi. "Tetapi, menurut saya ambang batas parlemen harus tetap ada," kata Herman di kompleks DPR, MPR, dan DPD pada Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut dia, ambang batas parlemen harus tetap diberlakukan sebagai fungsi dan penyederhanaan partai. Ia mengingatkan sejumlah pengalaman kontestasi sebelumnya yang tak menggunakan ambang batas parlemen.

Kendati begitu, kata dia, Partai Demokrat belum dapat menentukan berapa besar ambang batas parlemen yang ideal untuk diberlakukan pada pemilu 2029. "Dalam terminologi saya adalah memang ambang batasnya agak dikurangi dari yang telah ditetapkan sebelumnya," ucap anggota Komisi VI DPR itu.

Pada 20 Januari lalu, Komisi II DPR resmi membuka rapat pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu. Wakil Ketua Komisi II DPR, Aria Bima, mengatakan terdapat sejumlah isu yang dibahas dalam forum yang diikuti pula oleh para akademikus dan pegiat. 

"Salah satunya adalah parliamentary threshold sebagai perintah putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XVIII/2023," kata Aria di Kompleks DPR, MPR, dan DPD seusai rapat. 

Ia menilai parliamentary threshold menjadi hal yang krusial dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu saat ini, termasuk sebagai upaya perbaikan sistem pemilu di kemudian hari. 

Tahun lalu, Mahkamah dalam perkara Nomor 116/PUU-XVIII/2023 menghapus parliamentary threshold sebesar 4 persen yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu. 

Dalam pertimbangan hukumnya, Mahkamah berpendapat jika ketentuan parliamentary threshold tidak sejalan dengan prinsip kedaulatan rakyat, keadilan pemilu, dan melanggar kepastian hukum yang dijamin konstitusi. 

Mahkamah melanjutkan, ketentuan Pasal 414 ayat (1) Undang-Undang Pemilu konstitusional bersyarat untuk diberlakukan pada pemilu 2029 dan selanjutnya sepanjang telah dilakukan perubahan.

Read Entire Article