MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar ingin agar masyarakat menyampaikan masalah mereka ke pemerintah. Pernyataan itu dia sampaikan merespons kasus siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang diduga bunuh diri karena tidak mampu membeli pena dan buku tulis.
Muhaimin menyebut peristiwa tersebut sebagai kasus yang sepele, namun sangat mengharukan. "Tidak boleh terjadi lagi. Jadi kepada masyarakat, kalau ada masalah soal ekonomi, soal utang, soal apa saja, soal alat tulis, pendidikan terutama, sampaikan kepada kami," kata Muhaimin di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026.
Muhaimin berkata telah meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk terus mencari tahu kebutuhan masyarakat. Dia juga meminta masyarakat untuk terbuka dengan keadaan mereka kepada pemerintah.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap masyarakat yang membutuhkan bantuan apa pun, termasuk alat tulis, untuk melapor ke pemerintah. Para petugas berwenang juga harus bisa memetakan kebutuhan tersebut. "Jangan sampai beban-beban ekonomi tidak tersampaikan kepada para pejabat ataupun tokoh masyarakat," ujar Muhaimin.
Saat ini, kata Muhaimin, pemerintah masih menelusuri kasus kematian siswa SD di NTT. Dia menginstruksikan agar aparat pemerintahan responsif dan terbuka dalam menangani peristiwa nahas ini.
Dia ingin agar kepala desa hingga pejabat setempat di daerah kejadian bisa menjelaskan kasus tersebut. "Kami berharap begitu," tuturnya.
Seorang anak kelas IV sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, sebelumnya mengakhiri hidup dengan meninggalkan sepucuk surat. Surat itu ditujukan kepada ibunya yang berinisial MGT, 47 tahun. Surat tersebut berisi pesan perpisahan korban kepada ibunya.
Korban yang berusia 10 tahun diketahui tinggal bersama neneknya. Sementara ibunya adalah orang tua tunggal yang bekerja sebagai petani dan serabutan. Ibu korban mengurusi lima anak termasuk korban yang telah meninggal.
Menurut laporan Harian Kompas pada 3 Februari 2026, korban putus asa dengan keadaan yang dialaminya. Saat korban meminta uang untuk membeli buku dan pena seharga kurang dari Rp 10 ribu, ibu korban menjawab bahwa mereka tak punya uang. Korban pun diduga mengakhiri hidupnya pada 29 Januari 2026.

3 days ago
3





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445267/original/074850000_1765846008-Ayaneo_Pocket_Play_Mirip_Xperia_Play_01.png)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443631/original/093420600_1765705921-Paul_Golding_Headshot.png)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5445498/original/027719300_1765857841-Timans_MLBB_Men_Indonesia_01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442827/original/066682400_1765602374-iOS_26.2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5446120/original/097028500_1765873369-Jay_Jang.jpeg)