UNIVERSITAS Hasanuddin atau Unhas menetapkan daya tampung mahasiswa baru tahun 2026 sebanyak 11.623 orang melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Jumlah tersebut terbagi dalam jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) sebanyak 3.620 kursi atau 31,14 persen, serta Seleksi Nasional Berbasis Tes–Ujian Tulis Berbasis Komputer (SNBT-UTBK) sebanyak 5.761 kursi atau 49,57 persen.
Daya tampung awal Unhas pada 2026 ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 11.825 mahasiswa baru, atau turun sekitar 1,7 persen. “Penurunan ini didasarkan pada hasil analisis terhadap proses pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya, serta disesuaikan dengan ketersediaan ruangan dan rasio dosen dan tenaga kependidikan,” demikian tertulis dalam keterangan tertulis dikutip dari situs resmi Unhas, Senin, 2 Februari 2026.
Pada tahun akademik 2026, Unhas membuka 87 program studi, yang terdiri atas 74 program studi sarjana (S1) dan 14 program studi sarjana terapan atau vokasi.
Sejumlah program studi dengan daya tampung besar antara lain Ilmu Hukum sebanyak 590 kursi, Peternakan sebanyak 450 kursi, Pendidikan Dokter sebanyak 360 kursi, Manajemen dan Kesehatan Masyarakat masing-masing 350 kursi, serta Kehutanan sebanyak 300 kursi.
Pada bidang sains dan teknologi, Teknik Sipil menyediakan 170 kursi, Teknik Elektro 175 kursi, serta Teknik Informatika 131 kursi. Di rumpun kesehatan, selain Pendidikan Dokter, Unhas juga membuka Pendidikan Dokter Gigi dengan 260 kursi, Ilmu Keperawatan 194 kursi, serta Farmasi sebanyak 200 kursi.
Adapun untuk program sarjana terapan dan vokasi, Unhas membuka berbagai program di bidang pertanian, perikanan, pariwisata, hingga teknologi, seperti Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Teknologi Pakan Ternak, Terapi Gigi, hingga Komunikasi Digital, dengan daya tampung berkisar antara 30 hingga 90 mahasiswa per program studi.
Dengan penetapan daya tampung ini, Unhas berharap proses seleksi SNPMB 2026 dapat berjalan lebih optimal, sejalan dengan upaya menjaga mutu pendidikan dan ketersediaan sumber daya akademik.

6 days ago
2





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445267/original/074850000_1765846008-Ayaneo_Pocket_Play_Mirip_Xperia_Play_01.png)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443631/original/093420600_1765705921-Paul_Golding_Headshot.png)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5445498/original/027719300_1765857841-Timans_MLBB_Men_Indonesia_01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442827/original/066682400_1765602374-iOS_26.2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5446120/original/097028500_1765873369-Jay_Jang.jpeg)