Mengapa Virus Nipah Dianggap Mematikan? Pernah Tewaskan Ratusan Orang dan Picu Kerugian Besar!

1 week ago 16
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Nama virus Nipah kembali mencuat setelah kasus terkonfirmasi muncul di India. Meski jumlah penderita relatif sedikit, virus ini tetap dianggap sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Bukan tanpa alasan, virus Nipah memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi, belum memiliki vaksin, dan berulang kali memicu kerugian besar, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. 

Virus Nipah pertama kali dikenali pada 1998 di Malaysia, seperti dikutip dari BBC pada Rabu, 28 Januari 2026. Saat itu, wabah menyerang peternak babi dan dengan cepat menewaskan lebih dari 100 orang. 

Untuk menghentikan penyebaran, sekitar satu juta babi terpaksa dimusnahkan. Langkah darurat tersebut menyelamatkan nyawa, tapi juga menghancurkan mata pencaharian ribuan peternak dan pelaku industri ternak.

Apakah virus Nipah menyebabkan kematian? Salah satu alasan utama virus Nipah dianggap mematikan adalah tingkat fatalitasnya yang mencapai 40 hingga 75 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding banyak penyakit menular lainnya. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan memasukkan Nipah ke dalam 10 besar penyakit prioritas global karena berpotensi memicu wabah besar. Yang membuat situasi semakin genting, hingga kini belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk mengobati infeksi virus Nipah. 

Penanganan pasien hanya bersifat suportif, yakni meredakan gejala dan menjaga fungsi vital tubuh.  

Penularan dari Hewan ke Manusia hingga Antar Manusia 

Virus Nipah tergolong penyakit Zoonosis, artinya dapat menular dari hewan ke manusia. Kelelawar buah dikenal sebagai reservoir alami virus ini, sementara babi sering menjadi hewan perantara. Manusia dapat terinfeksi melalui kontak langsung dengan hewan yang terpapar atau mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi. 

Tak hanya itu, penularan antar manusia juga bisa terjadi, terutama melalui cairan tubuh atau kontak dekat. Kondisi inilah yang membuat virus Nipah sangat berbahaya di lingkungan rumah sakit, seperti yang terjadi pada beberapa kasus di India dan Bangladesh. 

Gejala Awal Ringan tapi Dampak Bisa Fatal 

Virus Nipah juga berbahaya karena gejala awalnya kerap tidak spesifik. Penderita dapat mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, atau sakit tenggorokan. Gejala ini sering kali disalahartikan sebagai flu biasa. 

Namun pada kasus berat, kondisi dapat memburuk dengan cepat. Pasien bisa mengalami gangguan pernapasan, pneumonia, hingga ensefalitis, yakni peradangan otak yang berpotensi menyebabkan koma dan kematian. 

Pernah Tewaskan Ratusan Orang 

Sejak awal kemunculannya, virus Nipah telah menewaskan ratusan orang. Bangladesh menjadi salah satu negara yang paling terdampak, dengan lebih dari 100 kematian sejak 2001.

Di India, wabah berulang kali muncul, termasuk di West Bengal dan Kerala. Pada 2018, wabah di Kerala mencatat 17 kematian dari 19 kasus. 

Selain korban jiwa, wabah Nipah juga meninggalkan kerugian ekonomi besar, mulai dari pemusnahan hewan ternak, pembatasan perdagangan, hingga terganggunya aktivitas pariwisata.

Meski kasusnya tergolong jarang, kombinasi antara tingkat kematian tinggi, kemampuan menular, dan ketiadaan vaksin membuat virus Nipah tetap menjadi ancaman serius. 

Deteksi dini, pengawasan ketat, serta edukasi masyarakat menjadi kunci untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Read Entire Article