Tenda putih berdiri tegak meneduhi makam Sheyna Lashira Smaradiani (6), seorang anak perempuan yang menjadi korban kecelakaan saat berlibur dengan keluarganya di Singapura.
Taburan bunga menyelimuti tanah yang masih basah, dengan beberapa buket bunga plastik berjejer di atasnya. Susunan melati membentuk gambar hati tertata rapi di atas makamnya.
Di depan nisan kayu, beberapa tangkai bunga matahari tertancap rapi, seolah menjadi penanda ceria terakhir bagi bocah enam tahun itu.
Rara, kakak dari Raisha Anindra Pascasiswi (31), ibunda Sheyna, menggambarkan keponakannya sebagai anak yang selalu membawa keceriaan bagi orang-orang di sekitarnya.
“Kalau Sheyna ya anaknya yang pasti dia baik dan periang banget anaknya. Bener-bener kayak fairy (peri), pokoknya menyenangkan orang. Pasti kalau ngelihat dia itu anak yang menyenangkan sekali sih gitu,” kata Rara, saat ditemui kumparan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat Sheyna dimakamkan, Minggu (8/2).
Menurutnya, kepribadian Sheyna yang hangat membuat banyak orang merasa kehilangan.
“Makanya tadi juga yang datang Alhamdulillah banyak yang support. Yang support Nana, yang support Raisha juga banyak banget. Baik di sana juga saya lihat di Singapura juga banyak yang support juga,” ujarnya.
Rara menjelaskan, anak kecil yang menyenangkan nan riang itu masih duduk di bangku taman kanak-kanak.
“TK, masih TK. Iya, di Jakarta,” ucap Rara.
Sementara itu, kondisi Raisha, ibunda Sheyna hingga kini masih dalam perawatan di Singapura akibat luka serius yang dialaminya dalam kecelakaan tersebut.
Ia dan seluruh keluarga pun berharap kondisi Raisha cepat pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga di Indonesia.
“Iya masih dirawat. Pokoknya doain aja biar cepat sehat, cepat pulih, biar bisa balik ke Jakarta, ke Indonesia lagi. Karena kami keluarga besar kan di Jakarta,” kata Rara.
Sheyna menjadi korban kecelakaan mobil saat menyeberang jalan bersama orang tua dan adiknya di South Bridge Road, tepatnya di area keluar-masuk tempat parkir dekat Buddha Tooth Relic Temple. Kecelakaan terjadi pada Jumat (6/2) sekitar pukul 11.50 waktu setempat.
Polisi Singapura menyebut dua pejalan kaki perempuan, masing-masing berusia 6 tahun dan 31 tahun, sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sadar.
Namun, Sheyna meninggal dunia saat menjalani perawatan. Media setempat melaporkan sang ibu, Raisha Anindra Pascasiswi, hingga kini masih dirawat karena mengalami luka serius.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menyatakan perwakilan mereka telah mengunjungi keluarga korban di rumah sakit pada malam kejadian.
“Staf KBRI telah bertemu dengan ayah korban dan akan terus memberikan pendampingan serta bantuan yang diperlukan,” ujar juru bicara KBRI, dikutip dari AsiaOne.

3 hours ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445267/original/074850000_1765846008-Ayaneo_Pocket_Play_Mirip_Xperia_Play_01.png)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443631/original/093420600_1765705921-Paul_Golding_Headshot.png)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5445498/original/027719300_1765857841-Timans_MLBB_Men_Indonesia_01.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442827/original/066682400_1765602374-iOS_26.2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5446120/original/097028500_1765873369-Jay_Jang.jpeg)
