Ekspor Non-Migas Terus Dominan, Penopang Utama Perdagangan dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

INFO TEMPO - Ekspor non-migas kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung perdagangan Indonesia. Sampai Oktober 2025, nilai ekspor non-migas tercatat mencapai US$ 223,1 miliar, jauh melampaui ekspor migas yang berkisar di angka US$ 10 miliar per tahun. Dengan kontribusi mencapai 95,96 persen dari total ekspor nasional, dominasi non-migas menunjukkan struktur perdagangan Indonesia kini semakin bertumpu pada sektor bernilai tambah.

Selama lima tahun terakhir, kinerja ekspor non-migas bergerak fluktuatif namun menunjukkan tren peningkatan. Ketahanan ekspor ini semakin penting di tengah dinamika permintaan global dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Beberapa kelompok produk menjadi kontributor terbesar ekspor non-migas Indonesia. Rinciannya:

  • HS 15 – lemak dan minyak hewan/nabati (12,75 persen) => kami mengikuti jawaban BPS. Di situ tidak ada keterangan apakah ini angka dalam lima tahun atau periode kapan
  • HS 27 – bahan bakar mineral (10,49 persen), seperti batu bara
  • HS 72 – besi dan baja (9,70 persen), yang mencerminkan hasil hilirisasi komoditas nikel dan mineral lainnya.

Produk manufaktur seperti kendaraan bermotor, elektronik, serta produk perikanan juga mencatat pertumbuhan signifikan. Keberhasilan hilirisasi di sektor logam -khususnya besi, baja, dan nikel, menjadi pendorong kuat peningkatan ekspor bernilai tambah.

Data BPS pada kuartal III-2025 menunjukkan Tiongkok masih menjadi pasar terbesar ekspor non-migas Indonesia dengan kontribusi 23,71 persen, diikuti Amerika Serikat (11,08 persen) dan Jepang (6,59 persen). Meski begitu, pemerintah dan pelaku usaha juga terus memperluas pasar ke kawasan non-tradisional, seperti Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. Diversifikasi pasar ini membuat ekspor lebih resilien terhadap gejolak global dan perubahan kebijakan perdagangan internasional.

Kinerja ekspor non-migas memberikan multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian domestik. Dengan tingginya permintaan dari luar negeri, kapasitas produksi industri pengolahan terus meningkat, sehingga mendorong pertumbuhan output nasional. Kenaikan ekspor non-migas secara langsung berdampak positif terhadap pertumbuhan PDB dari sisi industri pengolahan.

Pertumbuhan ekspor juga memperluas penyerapan tenaga kerja, terutama di sektor industri, logistik, transportasi, dan pelabuhan. Ketika produksi meningkat, kebutuhan tenaga kerja turut bertambah di seluruh rantai pasok.

Prospek ekspor non-migas diperkirakan tetap cerah. Hal ini tercermin dari neraca perdagangan Indonesia dengan catatan surplus selama 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, yang sebagian besar ditopang oleh komoditas non-migas. Dengan terus menguatnya produk hilirisasi -seperti besi baja dan nikel, kinerja ekspor non-migas pada tahun mendatang diperkirakan semakin solid. (*)

Read Entire Article