PEMERINTAH tengah menggodok konsep baru pendidikan melalui pembangunan sekolah terintegrasi yang akan berada di bawah arahan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Model sekolah ini dirancang untuk menjawab ketimpangan mutu pendidikan antardaerah sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara merata.
Dari sisi regulasi, pemerintah telah menetapkan Keputusan Menko PMK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Tim Kerja Penyiapan Pembangunan Sekolah Terintegrasi. Selanjutnya, pemerintah akan menyiapkan regulasi pendukung sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.
Konsep sekolah terintegrasi dibahas dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin Menko PMK Pratikno pada Kamis, 29 Januari 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah menetapkan Menko PMK dan Mendikdasmen sebagai pengarah dalam penyiapan pembangunan sekolah terintegrasi.
Pratikno mengatakan sekolah terintegrasi disiapkan sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan berkualitas. Menurut dia, persoalan utama pendidikan nasional saat ini adalah ketimpangan mutu antarwilayah serta rendahnya capaian kualitas sekolah di banyak daerah.
“Sekolah terintegrasi dirancang sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan berkualitas. Ini bukan sekadar pembangunan fisik sekolah, tetapi transformasi tata kelola pendidikan agar setiap anak, di mana pun berada, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu,” kata Pratikno.
Pemerintah merencanakan satu sekolah terintegrasi di setiap kecamatan. Sekolah ini bersifat inklusif dan bebas pungutan biaya untuk menjangkau anak-anak usia sekolah secara luas. Sekolah terintegrasi akan mencakup jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA atau SMK dalam satu sistem pembelajaran yang berkelanjutan.
Melalui sistem tersebut, peserta didik diharapkan memperoleh layanan pendidikan yang konsisten sejak usia dini hingga pendidikan menengah. Pemerintah juga menyiapkan sarana dan prasarana modern serta kurikulum holistik yang mengombinasikan kurikulum nasional dengan pengayaan global.
Pratikno menambahkan sasaran utama sekolah terintegrasi adalah peserta didik dari keluarga desil menengah, tanpa menutup peluang bagi anak-anak dari kelompok rentan. Ia menilai sekolah terintegrasi dapat mendorong mobilitas sosial sekaligus menjembatani kesenjangan pendidikan.
Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Muti menyebut sekolah terintegrasi memiliki tiga target utama, yakni transformasi infrastruktur, transformasi sumber daya manusia, dan transformasi pembelajaran berkelanjutan.
Menurut dia, sekolah terintegrasi juga dirancang untuk mendukung transisi peserta didik antartahap pendidikan dengan kurikulum kombinasi nasional dan internasional yang tetap memperhatikan kearifan lokal. “Sekolah terintegrasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak pendidikan di level kecamatan,” ujar Abdul Muti.

1 week ago
1





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445267/original/074850000_1765846008-Ayaneo_Pocket_Play_Mirip_Xperia_Play_01.png)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5443764/original/087417800_1765723952-Ada_robot_AI_bisa_kung_fu_di_Oppo_Flagship_Store_05.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443631/original/093420600_1765705921-Paul_Golding_Headshot.png)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5445498/original/027719300_1765857841-Timans_MLBB_Men_Indonesia_01.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442827/original/066682400_1765602374-iOS_26.2.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5446120/original/097028500_1765873369-Jay_Jang.jpeg)
