Putus Sekolah, Harapan Udin Tumbuh di Sekolah Rakyat

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

INFO NASIONAL - Sekolah Rakyat menjadi tumpuan harapan bagi anak-anak yang terpaksa putus sekolah akibat himpitan ekonomi. Salah satunya adalah Saifudin, atau yang akrab disapa Udin, siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang kini kembali menapaki bangku pendidikan setelah satu tahun terhenti.

“Terima kasih Pak Prabowo sudah mendirikan Sekolah Rakyat. Sekarang saya bisa melanjutkan sekolah setelah tertunda selama satu tahun. Saya juga berterima kasih karena sudah diberikan fasilitas yang lengkap,” ujar Udin saat ditemui beberapa waktu lalu. Ia tercatat sebagai satu dari 75 siswa jenjang menengah atas yang terdaftar di SRT 9 Banjarbaru, sekolah yang mulai beroperasi sejak 14 Juli 2025.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Di lingkungan Sekolah Rakyat, Udin merasakan kembali semangat belajar yang sempat padam. Fasilitas yang memadai serta pertemanan dengan siswa dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan membuatnya semakin termotivasi. Anak kedua dari tiga bersaudara ini berjanji akan belajar sungguh-sungguh demi membanggakan orang tuanya. Ia pun tak kuasa menahan haru ketika mengenang perjuangan ayah dan ibunya yang selama ini bekerja keras demi keluarga.

“Cita-cita saya pengen jadi tentara, karena ingin membela bangsa dan negeri,” tutur Udin. Mimpi itu sempat terasa jauh ketika ia harus berhenti sekolah selepas lulus SMP. Keterbatasan biaya membuatnya menunda pendidikan selama satu tahun, sebelum akhirnya Sekolah Rakyat membuka kembali jalan baginya untuk menimba ilmu.

Ayah Udin, Mansyah, 45 tahun, bekerja sebagai kuli bangunan, sementara sang ibu, Laila, 43 tahun, menjadi pembantu rumah tangga. Kondisi ekonomi keluarga membuat pendidikan Udin terhambat. Selama putus sekolah, Udin mengisi hari-harinya dengan bekerja serabutan, mulai dari menjaga warung kelontong hingga membantu ayahnya sebagai kuli bangunan, demi meringankan beban keluarga.

“Saya menerima keadaan keluarga saya dengan cara terus hidup, belajar, dan menggapai cita-cita supaya bisa mengangkat derajat keluarga,” kata Udin dengan suara bergetar. Keluarga kecil ini tinggal di rumah semi permanen di tepian Sungai Kuin, Banjarmasin, yang menghubungkan Sungai Barito dan Sungai Martapura. Rumah dua lantai tersebut memiliki ruang terbatas, lantai kayu yang mulai lapuk, serta fasilitas sanitasi yang jauh dari layak. Air sungai berwarna cokelat menjadi sumber utama untuk mencuci, mandi, hingga kebutuhan minum sehari-hari.

Kesabaran dan keikhlasan Udin perlahan membuahkan hasil. Kehadiran Sekolah Rakyat—program pendidikan gratis dengan kualitas unggulan bagi anak-anak dari keluarga miskin—menjadi titik balik kehidupannya. Di SRT 9 Banjarbaru yang berlokasi di kawasan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Udin mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari asrama yang nyaman, kasur dan kamar mandi bersih, seragam serta perlengkapan sekolah, makan tiga kali sehari, hingga ruang kebugaran.

Mansyah mengaku bersyukur saat mengetahui adanya Sekolah Rakyat dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Ia pun langsung menanyakan kesediaan Udin untuk bersekolah di sana. “Anaknya mau, orang tua tinggal menggiring dan mendukung saja. Apalagi Sekolah Rakyat ini aman karena tinggal di asrama. Alhamdulillah, nyaman di sana,” ujarnya dengan logat khas Banjar.

Kini, di SRT 9 Banjarbaru, Udin kembali melangkah dengan penuh semangat, menata masa depan dan mengejar mimpi menjadi tentara. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan pesan untuk keluarganya. “Untuk ibu dan ayah, sehat-sehat terus dan tetap semangat. Terima kasih sudah menjaga saya dari kecil sampai sekarang, dan sudah mendukung saya mengejar cita-cita,” ucapnya sambil mengusap air mata.(*)

Read Entire Article